Rabu, 29 April 2009

Rendi Inspirasiku

Tulisan ini bukan artrikel, bukan cerpen, bukan pula diary. Aku hanya sekedar coret-coret dalam blogku. mungkin, jika bukan tuntutan kuliah, aku buta akan teknologi. Terimakasih buat dosenku yang SUPERHERO. Dalam blogku, Q uraikan masalah pendidikan yang terjadi di Indonesia. Tapi, aku sendiri tak tahu banyak tentang dunia pendidikan. Kemarin, kumelihat seorang anak berumur 8 tahun namanya Rendi, dia masih kelas 2 SD. Dia sedang sibuk berjualan di pinggir jalan. Pada saat tidak ada pemebli, maka ia akan membaca buku yang dibawanya. Entah itu buku pelajaran atau buku-buku bacaan lainnya. Waktu kutanya mengapa dia jualan, dia menjawab. "kuingin ngumpulin banyak uang biar aku bisa melanjutkan sekolah. karena aku ingin menjadi presiden, agar kelak kubisa menyekolahkan anak-anak miskin seperti saya". Betapa besarnya keinginan anak itu. Lalu, sebenarnya siapa yang menginginkan pendidikan di negara kita ini maju?. Pada saat biaya sekolah mahal, mereka enggan bersekolah. Tapi, saat sekolah gratis, mengapa kelas-kelas pada kosong?. Guru-guru pada sibuk dengan gaji mereka. Tak ada lagi keikhlasan dimata mereka. Mereka mengajar semata-mata karena materi yang ada di depan mereka. Mereka sibuk dengan kenaikan gaji!
Terkadang, sering terdengar wacana " siapa yang patut disalahkan atas perkembangan pendidikan ini?". Gurunya yang bodoh atau memang muridnya yang bodoh?. Tak ada yang bisa dibenarkan atau disalahkan. Kuhanya berharap semoga kemajuan pendidikan di Indonesia akan menjadi kemajuan bagi negara kita ini.

Tidak ada komentar: